Akhirnya setelah sebelumnya Naya hanya berani menatap Odong-odong yang lewat di depan rumah Emak..Naya kali ini berhasil menakhlukkan odong-odong! Sebelum-sebelumnya, Naya selalu histeris kalo diajak naik odong-odong. Minta digendong tapi ga berani naik. Kalo dideketin ke odong-odongnya, badannya otomatis dikakuin. Paling-paling cuma dengerin lagu-lagu yang dipasang ma abangnya aja. Itupun kalo odong-odongnya sudah mendekat dan suara lagunya semakin kenceng, Naya pun dengan serta merta akan kabur. Kali ini, karena ditemenin sama Fara, Ocha dan Fadli (yang lebih kecil umurnya dari Naya..) Naya jadi mau memberanikan diri naik odong-odong. Itupun ga mau naik yang di kuda-kudaannya. Naya lebih memilih naik motor-motoran. Mungkin Naya sedikit jijik sama kuda-kudaannya. ha..ha.. Satu lagu, mukanya Naya masih tegang, pegangan setir kenceng-kenceng. Sengaja sama Ayah, odong-odongnya disewa Rp. 20.000,- (yang kira-kira 10 lagu untuk 4 orang anak per lagunya)... Dua lagu...tiga lagu...kalo dipan...